Bagaimana Cara Menemukan Passion Anda

cara menemukan passionMenurut kamus yang saya karang sendiri :p, Passion dapat berarti semangat atau gairah untuk melakukan sesuatu. Jika kita sudah menemukan dimana passion kita maka segalanya akan menjadi lebih mudah, seperti saat kita berbisnis atau bekerja sebagai karyawan. Kesuksesan biasanya menghampiri mereka yang telah menemukan dimana passion-nya dan mengembangkannya menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

Bill Gates contohnya, pendiri Microsoft ini telah menemukan passion-nya di dunia programming dan berhasil mengembangkan bakatnya hingga membuat perusahaan multibiliunernya saat ini. Steven Spielberg, lihat karya-karya filmnya yang selalu menjadi box office karena passion-nya dalam membuat film. Warren Buffet, si raja saham, passion-nya di dunia investasi surat-surat berharga telah membuat dirinya menjadi orang ketiga terkaya di dunia versi Majalah Forbes 2010. Dan masih banyak lagi contoh orang-orang sukses karena mampu mengembangkan passion-nya.

Lalu pertanyaannya, bagaimana dengan kita? Sudahkah kita temukan dimana passion kita? Sudahkah mengembangkannya? Sudahkan yang kita kerjakan saat ini merupakan sesuatu yang sangat kita cintai atau sangat ingin dilakukan? Sudahkan pekerjaan yang kita tekuni saat ini adalah impian kita sebelumnya atau bisnis yang dijalani merupakan cita-cita kita? Banyak dari kita bahkan bingung, apa sih passion kita?

Banyak orang mengaitkan passion dengan hobi, mungkin ada benarnya. Kenapa? Sebab orang mengerjakan hobi itu tanpa paksaan dan selalu senang melakukannya. Menurut saya ada 3 kriteria yang perlu diperhatikan untuk menemukan passion kita:

1. Jika kita mengerjakannya dengan hati gembira
Mereka yang telah menemukan passion-nya biasanya melakukan sesuatu dengan hati gembira, tidak tampak sedikitpun perasaan terbebani. Pasti teman-teman pernah lihat para pemancing mania, lihat ekspresinya saat mendapatkan tangkapan. Meski kadang harus menunggu berjam-jam tetapi hati tetap senang apalagi begitu umpannya disambar ikan.

2. Tanpa pikir panjang
Kriteria kedua agar berhasil menemukan passion kita adalah jika melakukan sesuatu tanpa pikir panjang. Tidak banyak menimbang-nimbang, memikirkan baik-buruk atau untung-rugi, yang ada dalam pikiran kita hanya “just do it”. Jika teman-teman sangat suka bermain bola, apa yang akan dilakukan ketika mendapat tawaran bermain futsal malam ini? Tanpa pikir panjang, bahkan melupakan kelelahan setelah pulang kantor, langsung berangkat bermain bola, betul kan? :) sama halnya ketika kita akan mengerjakan apa yang menjadi passion kita, “tanpa pikir panjang”.

3. Rela mengerjakan tanpa dibayar
Apakah kita rela mengerjakan hal tersebut tanpa berharap dibayar? Lihat apa yang dilakukan Sergey Brin dan Larry Page ketika pertama kali membuat mesin pencari Google. Mereka tidak pernah berpikir mengerjakan situs tersebut agar kelak memperoleh untung, justru mereka memiliki misi mulia yaitu membantu orang-orang di seluruh penjuru dunia untuk menemukan informasi yang relevan dengan yang mereka cari. Keduanya rela mengerjakan proyek itu siang-malam dengan passion yang luar biasa. Bahkan pada akhirnya Google berubah menjadi perusahaan kelas dunia dan menghasilkan keuntungan yang spektakuler.

Beruntunglah teman-teman sekalian yang sudah menemukan dimana passion anda. Maksimalkan dan kembangkan karena niscaya suatu saat hal itu justru akan menjadi sumber pendapatan utama anda. Atau paling tidak jika itu tidak membuat anda sukses dalam hal finansial, hidup anda akan menjadi semakin bermakna. :)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply